Monday, October 10, 2016

Filled Under:

Surat Al-Ikhlas Beserta Doa Dan Khasiatnya Lengkap

Kumpulan Khasiat Surah Al-Ikhlas Lengkap - Khasiat Surat Al-Ikhlas - Amalan dan Khasiat Al-Ikhlas - Berikut ini beberapa kumpulan khasiat mengamalkan surah al-Ikhlas yang dikumpulkan dari beberapa kitab:

Dikutip dari 114 Surah Mujarab Al-Quran


A.       Agar Mendapatkan Ampunan Allah
Salah satu khasiat mengamalkan surah al-Ikhlas adalah mendapatkan ampunan Allah. Adapun cara mengamalkannya adalah dengan membacanya sebanyak 100x. Hal ini berdasarkan sebuah riwayat yang mengatakan sebagai berikut:
“Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Barangsiapa yang membaca “Qul Huwallaahu Ahad” 100x, maka Allah akan mengampuni kesalahannya selama 5 tahun, asal ia menjauhi empat kejahatan, yaitu : Darah (pembunuhan), harta (mencuri), kemaluan (zina), dan minuman (mabuk).” (HR. Al-Baihaqi dari Anas).
B.        Mendapatkan Istana di Surga
Salah satu keutamaan dan manfaat mengamalkan surah al-Ikhlas adalah mendapatkan istana kelak di surga. Cara pengamalannya yaitu dengan membaca surah al-Ikhlas sebanyak 10x secara istiqamah. Dalam sebuah riwayat disebutkan sebagai berikut:
“Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca “Qul Huwallaahu Ahad” sehingga sampai khatam (selesai) sebanyak 10 kali Allah akan mendirikan (membangunkan) baginya istana di surga. Umar berkata, “Kalau begitu kita perlu memperbanyak ya Rasulullah ?” Jawab beliau, “Allah itu lebih kaya dan lebih suci.” (HR. Ahmad dan Ad-Darimi).
C.        Terjauh dari Kefakiran Hidup
Salah satu keutamaan membaca surah al-Ikhlas adalah terhindar dari kefakiran. Cara pengamalannya adalah dengan membacanya ketika setiap kali masuk rumah. Hal ini berdasarkan pada riwayat berikut:
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca “Qul Huwallaahu Ahad” ketika akan masuk rumah, maka akan dijauhkan dari kefakiran dalam rumah dan tetangganya.” (HR. Ath-Thabrani dari Jarir radhiyallaahu ‘anhu).
D.       Untuk Memohon Hajat dan Mendapatkan Rizki yang Luas
Cara Ke-1

       Menurut Syaikh Muhammad Zainuddin, bahwa surah al-Ikhlas ini dapat diamalkan untuk memohon keluasan rizki. Adapun cara mengamalkannya yaitu dengan membaca surah al-Ikhlas sebanyak 124.000 yang harus diselesaikan selama 40 hari disertai dengan puasa. Diutamakan ketika sedang mengamalkan atau mewiridkan surah al-Ikhlas ini dalam keadaan suci dan wangi tubuh serta tempatnya. Baik juga dengan membakar menyan arab untuk menimbulkan bau wangi bagi tempat di mana anda mewiridkan amalan tersebut.

Cara Ke-2
       Bagi orang yang ingin hajatkan dikabulkan oleh Allah, maka baik melakukan amalan berikut:
1.      Shalat hajat 2 rakaat pada tengah malam. Pada rakaat pertama membaca surah al-Fatihah kemudian membaca surah al-Ikhlas 3x, begitu pula pada rakaat kedua.
2.      Setelah shalat, membaca istighfar di bawah ini 1000x:
اَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ الَّذِى لَا اِلَهَ اِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّوْمُ وَ اَتُوْبُ اِلَيْهِ وَ اَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ وَ المَغْفِرَةَ لِى وَلِوَالِدَيَّ وَ لِجَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ
3.      Setelah itu membaca surah al-Ikhlas 500x
4.      Setelah selesai, kemudian memohon kepada Allah apa yang dikehendaki. Dalam memohon hendaknya dengan ikhlas dan mohon ridha dari Allah.

E.        Untuk Memohon Sesuatu
Di dalam kitab Khaziinatul Asraar disebutkan bahwa salah satu khasiat mengamalkan surah al-Ikhlas adalah untuk memohon sesuatu. apapun yang diinginkan selama memang masih bisa dinalar insa Allah terpenuhi. Misalnya minta kekayaan, minta agar segera mendapatkan momongan, agar bisa cepat menikah, agar menjadi hamba yang shalih dan bertakwa, dan permintaan-permintaan lainnya. Adapun caranya adalah dengan membaca surah al-Ikhlas sebanyak 1001x dengan diniati lillaahi ta’aalaa dan dengan niat meminta apa yang diinginkan. Insa Allah dengan cara demikian Allah akan segera mengijabahi permintaan kita dengan Kemahakuasaan dan Kemahamurahaan-Nya itu.
F.         Untuk Mencegah Kemunafikan
Salah satu keutamaan mengamalkan surah al-Ikhlaas adalah untuk mencegah kemunafikan. Dalam kitab Misykaatul Mashaabiih disebutkan sebuah riwayat yang mengatakan sebagai berikut:
عَشْرٌ تَمْنَعُ عَشْرًا : سُوْرَةُ الفَاتِحَةِ تَمْنَعُ غَضَبَ الرَّبِّ وَسُوْرَةُ يس تَمْنَعُ عَطْشَ القِيَامَةِ وَسُوْرَةُ الدُّخَانِ تَمْنَعُ اَهْوَالِ القِيَامَةِ وَسُوْرَةُ الوَاقِعَةِ تَمْنَعُ الفَقْرَ وَسُوْرَةُ المُلْكِ تَمْنَعُ عَذَابَ القَبْرِ وَسُوْرَةُ الكَوْثَرِ تَمْنَعُ خُصُوْمَةَ الخُصَمَاءِ وَسُوْرَةُ الكَافِرُوْنَ تَمْنَعُ الكُفْرَ عِنْدَ النَّزْعِ وَسُوْرَةُ الإِخْلاَصِ تَمْنَعُ النِّفَاقَ وَسُوْرَةُ الفَلَقِ تَمْنَعُ حَسَدَ الحَاسِدِيْنِ وَسُوْرَة ُالنَّاسِ تَمْنَعُ الوَسْوَاسَ
Artinya: “Sepuluh surah dalam al-Quran dapat mencegah sepuluh perkara, yaitu:
a.      Surah al-Faatihah mencegah kemarahan Allah
b.      Surah Yaasiin mencegah kehausan di hari kiamat
c.       Surah ad-Dukhaan mencegah kesusahan di hari kiamat
d.      Surah al-Waaqi’ah mencegah kefakiran
e.      Surah al-Mulk mencegah siksa kubur
f.        Surah al-Kautsar mencegah prmusuhan
g.      Surah al-Kaafiruun mencegah kekufuran ketika dicabut ruh
h.      Surah al-Ikhlaas mencegah kemunafikan
i.        Surah al-Falaq mencegah iri hati seseorang
j.        Surah an-Naas mencegah was-was.

**************************************************************************

1.       Mendapatkan kecintaan Allah subhanahu wata’ala.
Hadits A’isyah Radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ بَعَثَ رَجُلاً عَلَى سَرِيَّةٍ، وَكَانَ يَقْرَأُ لأَصْحَابِهِ فِي صَلاَتِهِ، فَيَخْتِمُ بِـ قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، فَلَمَّا رَجَعُوا، ذَكَرُوا ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ ، فَقَالَ: ((سَلُوْهُ، لأَيِّ شَيْءٍ يَصْنَعُ ذَلِكَ؟))، فَسَأَلُوْهُ، فَقَالَ: لأَنَّهَا صِفَةُ الرَّحْمَنِ، وَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَقْرَأَ بِهَا، فَقَالَ النَّبِيُّ : ((أَخْبِرُوْهُ أَنَّ اللهَ يُحِبُّهُ)).

“Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus seseorang kepada sekelompok pasukan, dan ketika orang itu mengimami yang lainnya di dalam shalatnya, ia membaca, dan mengakhiri (bacaannya) dengan قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ, maka tatkala mereka kembali pulang, mereka menceritakan hal itu kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau pun bersabda: “Tanyalah ia, mengapa ia berbuat demikian?” Lalu mereka bertanya kepadanya. Ia pun menjawab: “Karena surat ini (mengandung) sifat ar Rahman, dan aku mencintai untuk membaca surat ini,” lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Beritahu dia, sesungguhnya Allah pun mencintainya

2.       menyamai sepertiga al quran

imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata Rasulullah saw bersabda: "Berkumpullah, aku akan membacakan pada kalian sepertiga al-Qur'an." Maka berkumpullah orang-orang yang berkumpul, kemudian Nabi saw keluar lalu membaca قُلْ هُوَ اللهُ أَحَد, kemudian beliau masuk. Maka sebagian kita berkata kepada sebagian yang lain: "Saya mengira ini adalah wahyu datang dari langit. Maka itulah yang membuat beliau masuk rumah, kemudian Nabi Allah saw keluar lagi, lalu bersabda: "Saya tadi mengatakan kepada kalian bahwa saya akan membacakan pada kalian sepertiga al-Qur'an, ingatlah sesungguhnya ia menyamai sepertiga al-Qur'an."

3.       sama seperti berdoa dng ism al a'zham (do’a yang tidak tertolak)

Dari Buraidah bin Khusaib radhiallahu ‘anhu, beliau berkata: “Aku pernah masuk masjid bersama Nabi, tiba-tiba ada seorang shahabat shalat dan membaca dalam do’anya:

Lalu beliau bersabda: “Demi jiwaku yang ada ditangan-Nya. Sungguh dia telah meminta dengan nama-Nya yang mulia, yang jika ia meminta dengan nama tersebut, Allah akan memberinya dan jika dia berdo’a dengannya, diterima.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

4.       masuk surga

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَنَامَ عَلَى فِرَاشِهِ فَنَامَ عَلَى يَمِينِهِ ، ثُمَّ قَرَأَ " قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ " مِائَةَ مَرَّةٍ فَإِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ يَقُولُ لَهُ الرَّبُّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَا عَبْدِيَ ادْخُلْ عَلَى يَمِينِكَ الْجَنَّةَ "

Dari anas, Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda :

" barang siapa akan tidur di kasurnya kemudian tidur pada sebelah kanannya kemudian membaca qul huwallohu ahad seratus kali, maka ketika hari kiamat Allah Rabb Azza wajalla berkata kepadanya :' wahai hamba-Ku, masuklah pada kananmu syurga "

5.       dibangunkan istana di surga

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو عَقِيلٍ أَنَّهُ سَمِعَ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ يَقُولُ إِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ عَشْرَ مَرَّاتٍ بُنِيَ لَهُ بِهَا قَصْرٌ فِي الْجَنَّةِ وَمَنْ قَرَأَ عِشْرِينَ مَرَّةً بُنِيَ لَهُ بِهَا قَصْرَانِ فِي الْجَنَّةِ وَمَنْ قَرَأَهَا ثَلَاثِينَ مَرَّةً بُنِيَ لَهُ بِهَا ثَلَاثَةُ قُصُورٍ فِي الْجَنَّةِ فَقَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِذَنْ لَتَكْثُرَنَّ قُصُورُنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُ أَوْسَعُ مِنْ ذَلِكَ قَالَ أَبُو مُحَمَّد أَبُو عَقِيلٍ زُهْرَةُ بْنُ مَعْبَدٍ وَزَعَمُوا أَنَّهُ كَانَ مِنْ الْأَبْدَالِ
Barangsiapa yg membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) sepuluh kali, niscaya akan dibangunkan sebuah istana untuknya di surga, barangsiapa yg membacanya dua puluh kali, niscaya akan dibangunkan dua buah istana untuknya di surga & barangsiapa yg membacanya tiga puluh kali, niscaya akan dibangunkan tiga buah istana untuknya di surga. Lalu Umar bin Al Khaththab bertanya; Demi Allah, wahai Rasulullah, kalau begitu kami dapat memperbanyak istana kami?
Rasulullah menjawab: Allah lebih luas kekayaannya dari itu. Abu Muhammad berkata; Abu 'Aqil adl Zuhrah bin Ma'bad & mereka menganggap bahwa ia termasuk abdal. [HR. Darimi].
6.       menghilangkan kefakiran
Ibn Mas’ud meriwayatkan, Rasulullah saw bersabda," Barang siapa yang membaca qul huwallâhu ahad…(surat al-Ikhlas) ketika masuk rumah maka (berkah bacaan) menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya."(HR. al-Thabrani)
Pada suatu hari seorang laki-laki melaporkan halnya kepada Rasulullah SAW tentang kesusahan hidup yang dideritanya. Ia mohon supaya diajarkan amalan singkat untuk menghilangkan kesempitan hidup itu. Maka Rasulullah SAW menyuruhnya supaya setiap kali masuk kerumah sendiri, memberi salam kemudian membaca surat Al-Ikhlas tiga kali. Jika rumah kosong tidak ada orang didalam, maka memberi salam kepada Rasulullah SAW kemudian sambil melangkah masuk dibaca tiga kali surat Al-Ikhlas. Laki-laki itupun mengamalkannya dengan yakin, alhamdulillah lapang rezekinya, melimpah sampai kepada jiran tetangganya.
7.       diampuni dosanya

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ:
مَنْ قَرَأَ كُلَّ يَوْمٍ مِائَتَيْ مَرَّةٍ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، مُحِيَ عَنْهُ ذُنُوبُ خَمْسِينَ سَنَةً إِلاَّ أَنْ يَكُونَ عَلَيْهِ دَيْنٌ .
رواه الترمذي
Anas ibn Malik ra berkata: Rasulullah saw bersabda:Barangsiapa yang setiap hari membaca 200 kali surah Qul Huwa Allahu Ahad, maka dihapuskanlah dosa-dosanya selama 50 tahun, kecuali dosa yang dikarenakan hutang .
8.       baca pada waktu sakit yang akhirnya menyebabkan kematiannya,maka dia tidak akan di tanya di dalam kuburnya,dia akan terselamat dari fitnah-fitnah kubur .
Dari Abdulloh bin Syukhoir r.a Rasululloh SAW bersabda:”Barangsiapa membaca surat Al Ikhlas pada waktu sakit yang akhirnya menyebabkan kematiannya,maka dia tidak akan di tanya di dalam kuburnya,dia akan terselamat dari fitnah-fitnah kubur.Dan pada hari kiamat nanti para malaikat akan membawanya di atas sayapnya,sehingga melewati sirot sampai ke dalam syurga”.(HR.Thobroni,Abu Nu’aim)
(Sumber: Kitab Abwabul Faraj)
****************************************
Termasuk khasiat Qul huwal Labu ahad (Surah al-lkhlash) adalah untuk tercapainya hajat dan tujuan baik sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian Ulama' Caranya, Anda baca Qul huwal Lahu ahad (Surah al-Ikhlash) sebanyak 1000 kali, setelah itu Anda panjatkan doa mi.
اللهم اني اسالك ياواحد يااحد يافرد يافرد ياصمد يامن لم يتخذ صاحبة ولا ولد يامن لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا احد اسالك بحق اسمائك العظام وانبيائك الكرام ان تسخر لي خدام هذه السورة العظيمة عبدك عبد الرحمن وعبدك عبد الصمد وعبدك عبد الواحد يكونوا لي عونا على قضاء حوائجي العجل العجل العجل الوحا الوحا الوحا الساعة الساعة الساعة بارك الله فيكم وعليكم وصلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم
allahumma inni as-aluka yaa wahiidu yaa ahadu yaa shamadu yaa man lam yattakhidz shaahibatan wa laa waladan yaa man lam yalid wa lam yuulad wa lam yakun lahuu kufuwwan ahadu.as aluka bihaqqi asmaaikal izhaami wa anbiyaaikal kiraam an tusakhkhiraa lii khuddamaa haadzihil suuratis syariifati abdaka abdul rahmaan.wa abdaka abdul shamaad wa abdaka abdul wahiidu yakuununa ilayya aunan 'ala qadhaai hawaaiji "al ajal 2x al waaha 2x as sa'ah 2x baarakallahu fiikum wa 'alaikum wa shallallahu ala sayyidina muhammadin wa aalihi wa shahbihi wa sallam
“Wahai Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu, wahai Tuhan Yang Maha Esa, wahai tuhan Yang Maha tunggal, wahai tuhan yang menjadi tempat bergantung setiap makhluk, wahai tuhan yang menjadi tempat bergantung setiap makhluk, wahai Tuhan yang tidak memiliki istri dan tidak pula memiliki anak, wahai tuhan yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, tidak ada seorang pun yang menyamaiNya! Aku memohon kepadaMu dengan kemuliaan naman amaMu yang agung dan Nabi-nabiMu yang mulia, sudilah kiranya Engkau menundukkan khadam surah yang agung ini kepadaku ! Yaitu hambaMu Abdul Rahman, hambaMu Abdul Shamad, hambaMu 'Abdul Wahid, agar mereka membantuku dalam tercapainya semua hajatku. Cepat ...! Cepat ! Sekarang… Sekarang...! Detikini juga…. ! Detik ini juga… ! Semoga Allah memberkahi untuk dan dalam diri kalian. Rahmat dan salam sejahtera semoga terlimpahkan kepada Junjungan kami Muhammad saw, keluarga, dan para sahabat beliau ”.
Sebagian sahabat karibku telah memberi tahukan kepadaku, yang katanya berasal dari al-Buni, bahwa doa Qul huwa] Lahu ahad (Surah alolkhlash) yang pendek ini (hendaknya) dibaca di pagi hari sebanyak 3 kali berguna untuk terkabulnya hajat apa saja. Yaitu :
بسم الله الرحمن الرحيم وصلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم قل هو الله احد ليس كمثله احد لاتسلط علي احد ولاتحوجني الى احد واغنني يارب عن كل احد بفضل قل هو الله احد الله الصمد لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا احد الهي يامن هو قديم ويادائم ياحي ياقيوم يااول يااخر اقض حاجتي يافرد ياصمد و صل الله علي سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم 

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM

ALHAMDULILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN.WASHOLLALLOOHU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHII WASHOHBIHI WASALLAM.QUL HUWALLOOHU AHAD LAYSA KAMITS-LIHII AHADUN LAA TUSALLITHU ‘ALAA AHADAN.WALAA TUHAWWIJ-NII ILAA AHADIN. WA-AGHNINII YAA ROBBI ‘AN KULLI AHADIN BIFADHLI ( SURAH AL-IKHLASH 1X ).

ALLOOHUMMA YAA MAN HUWA QODIIMU WAYAA DA-IMU WAYAA HAYYU YAA QOYYUMU YAA AWWALU YAA AAKHIRU IQDHII HAAJATII ( sebutkan maksud/tujuan anda ). YAA FARDU YAA SHOMADU. WASHOLLALLOOHU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHII WASHOHBIHI WASALLAM.WALHAMDULILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN.

“Atas Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Segala puji milih Allah, Thhan alam semesta Semoga rahmat dan salam sejahtera dilimpahkan kepadajunjungan kami Muhammad para keluarga dan sahabatnya… Katakanlah, bahwa Dia adalah Allah Yang Maha Esa. Wahai tuhan yang tiada seorang pun mirip denganNya janganlah Engkau buat aku terperangkap dalam kekuasaan seseorang, janganlah Engkau buat aku merasa butuh seseorang, dan buatlah aku mampu, wahai tuhanku, berkat Qul huwal Lahu ahad (Surah al-lkhlash), sehingga tidak memerlukan seorang pun! Wahai Allah, wahai tuhan Yang Maha Dahulu (Qadim), wahai Yang Maha Langgeng (Ya Daim), wahai Yang Maha Hidup (Ya Hayy), wahai Yang Maha Berdiri Sendiri (Ya Qaywm), wahai Yang Maha Awwal (Ya Awwal), wahai Yang Maha Akhir (Ya Akhir), tunaikanlah hajatku, wahai Yang Maha Menyendiri, wahai Yang Maha Dihajati semua makhluk Semoga rahmat dan salam sejahtera dilimpahkan kepada Junjungan kami Muhammad, para keluarga, dan sahabatnya”.
(Sumber: Kitab MUjarobad Ad-Dairobi Al Kabir)
********************************************************
وَيَا رَبِّ بِالْاِخْلاَصِ خَلِّصْ قُلَوْبَناَ مِنَ
شِّرْكِ وَالْعِصْيَانِ حَقًّا تَخَلَّصَت

wahai allah dengan surat al ikhlash bersihkanlah hati kami dari syirik dan ma'shiyat sebersih mungkin

من لازم على ذكر هذاالبيت اربع مرات عقب كل صلاة صار من اهل الصلاح والفلاح وبلغ رتبة الاولياء العارفين

barangsiapa senantiasa membaca bait diatas sesudah shalat fardhu empat kali maka menjadi golongan orang shalih dan beruntung sehingga mendapat derajat awliya'
dan di dalam bait ini rahasia surat ikhlash yang mulia barang siapa membaca surat al ikhlash beserta bait diatas 1002x dengan memakai pakaian serta badan dan tempat  yang suci setiap malam selama 3 malam dengan berpuasa tiga hari tidak makan makanan yg bernyawa atau yg keluar dari binatang yg bernyawa dimulai pada hari selasa sampai kamis dan membaca doa berikut ini 41x maka jika telah sempurna pembacaan pada malam  ketiga yaitu malam jumat maka akan masuk ketempat khalwatmu khadam surat al ikhlash ini yang bernama abdul wahid,lalu memberi salam kepadamu,jawablah salamnya dan hormati dia sbb dis itu adalah malaikat yg mulia yg menjadi khadam surat al ikhlash,apabila ditanya apa keperluanmu maka jelaskanlah apa keperluan dan kebutuhanmu,maka ia akan membantumu,selama membaca hendaklah disertai dengan membakar bukhur luban dzakar dan luban jawi,dan doanya sebagai berikut :

           بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 بِسْمِ اللّٰهِ الْوَاحِدِ الْاَحَدِالْفَرْدِ الصَّمَدِى اَلَّذِي رَفَعَ السَّمٰوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ وَجَعَلَ الْاَرْضَ مِهَادَا وَخَلَقَ الْخَلْقَ وَأَ حْصَاهُمْ عَدَدًا وَمِنْهُمْ أَرْوَاحٌ وَنُفُوْسٌ مِنْ غَيْرِ اَجْسَادٍ وَمِنْهُمْ اَرْوَاحٌ وَنُفُوْسٌ وَأَجْسَادٌ خَلَقَهُمْ بقُدَْرتِهِ وَاَمَدَّهُمْ بِحِكْمَتِهِ فَهُوَ رَبُّ كَلِّ شَيْءٍ عَزَّ مَنْ يَخاَفُهُ وَيَرْجُوْهُ وَيَقْصِدُهُ اَجِيْبُوْا ياَ خُدَّامَ قُلْ هُوَ اللّٰه ُاَحَدُ بِعِزَّةِ اللّٰهِ الْوَاحِدِ الْاَحَدِ الْفَرْدِ الصَّمَدِ الَّذِى لَمْ يَلِد ْوَلَمْ يُوْلَدْ وَلَم يَكُنْ لَهُ كُفُوًا اَحَدُ اُحْضُرُوْا وَلاَتَعْجِزُوْا وَلاَيَتَخَلَّفُ مِنْكُمْ اَحَدٌ اِسْمَعُوْا وَاَطِيْعُوْا وَلاَتَتَأَخَّرُوْا وَلاَيَتَجَرَّدُ عَلَيْناَ مِنْكُمْ اَحَدٌ بِحَقِّ قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدُ اَللّٰهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا اَحَدُ اُحْضُرُوْا بِحَقِّ الْمَلِكِ النَّافِذِ اَمْرُهُ عَلَيْكُُمْ اَلسَّيِّدْ عَبْدُ الْوَاحِدِ اَلُوْاحًا اَلُوْاحًا اَلْعَجَلْ اَلْعَجَلْ اَلسَّاعَهْ اَلسَّاعَهْ هَيًّا هَيًّا اَيُّهَا السَّيِّدُ الْجَلِيْلُ حَبِيْبُ الْمُوَحِّدِيْنَ اَجِبْ يَاعَبْدَ الْوَاحِدِ بِالْوَاحِدِ الْاَحَدِ وَكُنْ عَوْنًا لِي عَلىَ مَا أداُرِيْدُ باَرَكَ اللّٰهُ فِيْكَ وَعَلَيْكَ وَزَادَكَ نُوْرًا عَلَى نُوْرٍ وَضَاعَفَ لَكَ الْاُجُوْر .٤١ مرات
(Sumber: Kitab Manbaul Hikmah)
***************************************
 



1 komentar: