Monday, January 18, 2016

Filled Under:

Meluruskan Ajaran Islam tentang Mati Syahid

www.majeliswalisongo.com - Sebagaimana dengan konsep tentang jihad dalam islam, salah satu ajaran islam yang seringkali disalahpahami yaitu tentang mati syahid. Dalam islam sendiri, ajaran tentang mati syahid memang tergolong istimewa. Yang mana sesuai dengan ajaran ini, seseorang bisa langsung masuk surga tanpa melalui tahapan atau proses pengadilan Allah atas kebaikan dan kesalahan yang pernah diperbuat selama hidupnya. Oleh kelompok radikal, ajaran mati syahid seringkali dijadikan iming-iming dan menjadi motivasi khusus dalam melakukan setiap "jihad" yang mereka lakukan.  Walhasil, selain meyakini apa yang mereka lakukan itu sepenuhnya benar, mereka juga meyakini bahwa mereka merupakan calon penghuni surga abadi apabila mereka mati dalam membela apa yang mereka yakini itu. Walaupun harus mengorbankan dirinya ataupun sesama muslim lainnya. 

Mati syahid dalam islam memang dihargai sebagai sebuah pengorbanan yang tertinggi yang dilakukan oleh seorang muslim dalam rangka menegakkan ajaran-ajaran Allah, yaitu keadilan, perdamaian, kesejahteraan dan nilai-nilai luhur lainnya. Dengan kata lain mati syahid adalah meninggal dunia karena perjuangan untuk menegakkan nilai-nilai luhur di atas, baik perjuangan dengan mengorbankan harta-benda atau bahkan dengan jiwa dan raga.

Namun demikian, dalam fiqih islam, yang namanya mati syahid tidak serta merta diperoleh begtu saja. Khususnya dalam berperang membela agama Allah, maka seseorang tidak boleh meniatkannya terlebih dahulu sehingga ia termotivasi untuk cepat mati. Dengan kata lain, seseorang harus tetap berjuang secara gigih dan berniat untuk mencapai kemenangan dalam rangka menegakkan nilai-nilai luhur tersebut. Apabila yang bersangkutan meninggal dalam semangat juang seperti di atas, itulah yang disebut syahid. Yaitu kematian yang terjadi di medan perjuangan dan atas niat yang suci (memenangkan ajaran Allah) sebagaimana disaksikan (asy-Syahid) oleh semua pihak yang turut berjuang, termasuk para malaikat. Itulah sebabnya seseorang yang berniat ingin mati dengan maju ke garis depan pertempuran dan kemudian ia benar-benar mati, tidaklah orang tersebut dikatakan sebagai syahid. Sebab yang bersangkutan telah meniatkan kematian tersebut terlebih dahulu. Dalam fiqih, kematian seperti ini masuk dalam kategori mati bunuh diri yang sangat dikecam oleh Allah. Di sini dapat ditegaskan, bom bunuh diri bukanlah mati syahid. Karena yang bersangkutan telah berniat terlebih dahulu untuk mengakhiri hidupnya. Padahal kehidupan merupakan pemberian Allah yang paling berharga bagi seluruh makhlukNya.

Oleh kelompok radikalisme, ajaran mati syahd ini seringkali disalahpahami. Mereka beranggapan bahwa mati syahid hanya diperuntukkan bagi yang berperang membela islam saja. Dengan bangga kemudian mereka menyebut diri mereka sebagai mujahid yang mati syahid. Ini sesungguhnya pandangan yang sempit, karena gelar mati syahid tidak hanya dimiliki oleh mereka yang berperang.

Dalam sebuah hadist dijelaskan sebagai berikut:

ان النبي صلي الله عليه وسلم قال يوما لأصحابه: ما تعدون الشهداء فيكم ؟ قالوا: من يقتل في سبيل الله صابرا محتسبا مقبلا غير مدبر شهيد. قال: ان شهداء امتي اذن لقليل: المقتول في سبيل الله شهيد. والمرء يموت علي فراشه في سبيل الله شهيد. والمبطون شهيد. والغريق شهيد

"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bertanya, "Siapakah yang kalian anggap mati syahid di kalangan kalian?" Para sahabat menjawab, "Wahai Rasulullah, orang-orang yang terbunuh dalam peperangan di jalan Allah itulah orang yang mati syahid." Beliau menjawab, "Kalau begitu hanya sedikit orang-orang yang mati syahid dari umatku." Para sahabat bertanya, "Lalu siapa saja wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, "Orang-orang yang terbunuh dalam perang sabilillah adalah syahid, orang yang mati di tempat tidurnya karena berjuang di jalan Allah adalah syahid, orang yang mati karena sakit perut adalah syahid, dan orang yang mati tenggelam pun adalah syahid." (HR. Muslim).

ان النبي صلي الله عليه وسلم قال: من قتل دون ماله فهو شهيد

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Barangsiapa yang terbunuh dalam mempertahankan hartanya (keluarganya) maka ia adalah syahid." (HR. Bukhari dan Muslim, Abu Dawud dan Turmudzi).

Dari dua hadist di atas dapat ditarik penjelasan lebih lanjut bahwasanya mati syahid tidak dimonopoli oleh orang-orang yang berperang semata. Artinya, untuk meraih mati syahid ada banyak jalan yang dapat ditempuh. Orang yang mati karena mempertahankan harta dan keluarga pun juga termasuk dalam kategori mati syahid. Maka, mati syahid yang dijamin masuk surga oleh Allah dapat ditempuh oleh umat islam tanpa harus melewati peperangan.







33 komentar:

  1. Ini merupakan referensi yang bagus sekali. Selama ini stikma yang beredar di masyarakat adalah SAHID dengan cara membunuh dan menghancurkan. Saya kira pemahaman ini memang seharusnya diluruskan terlebih dahulu dan artikel ini sudah menjawab dengan tuntas. Izin Share

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebagai seorang muslim kita harus prihatin dengan sebagian kelompok radikal yang melakukan hal fatal dalam memahami konsep islam..hmm..semoga umat islam bisa kembali memancarkan keteduhan dan kerahmatan lil alaminnya..

      Delete
  2. Kadang heran juga sih kang, kenapa konsep jihad saat ini disalah artikan,, orang -orang yang punya konsep kera/radikal itu kayaknya bukan islam deh,, cuman ngaku2 aja,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. orang2 jahat banyak yang menggunakan ajaran jihad ini untuk merongrong islam baik dari dalam maupun dari luar dan menjadikan alasan sejarah masa lalu untuk melegalkan tafsir mereka

      Delete
  3. Banyak salah arti tentang Mati Sahid ya kang..contohnya para teroris mereka salah tafsir tuh..hii

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar..konsep jihad seringkali disalahpahmi dan dijadikan dasar pembenaran sikap radikal sebagin kelompok

      Delete
  4. Mereka komplotan mujahhid sesat tidak lain adalah golongan2 pemburu syurga...hanya di iming imingi syurga mereka rela meledakkan diri....sungguh kesesatan yg bodoh.... ini kah yg dikatakan syahid?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tentu saja tidk mas...berjihad adlah melakukan perjuangan karena ikhlas lilahi ta'ala..tidk karena mengharap selain itu.. :)

      Delete
  5. Trimakasih kang sampean bersedia meluruskan asumsi asumsi yang jelas2 salah , berpedoman amal ma'ruf nahi mungkar namun jalan yg di ambil sudah melenceng dan sangat bertentangan dgn
    fatwa2 islam ...sungguh mereka itu sudah di tunggangi oleh dajjal dajjal dari negara lain yg menyusup ditengah tengah santri indonesia dgn mengiming mingi syurga , .....

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini merupakan keprihatinan dan tanggung jawab setiap muslim dan semoga sj apa yang sedikit ini bisa bermanfaat..aamiin

      Delete
  6. Hanya bermodalkan bom bunuh diri dijamin syurga ....masyaALLOH....emang syurga buatan nenek moyang lho....pikirrrrr

    ReplyDelete
  7. konsep jihad sudah bertebaran dimana - mana, ISIS salah satunya.
    intinya, mereka bukan islam dan tetapi mereka ingin membinasakan islam gan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar...karena kesalahan mereka dalam memahami jihad

      Delete
  8. Membaca artikel ini, makin terbuka wawasan saya tentang mati syahid. Saya sepakat dengan ulasan ini. Terima kasih Kang .. ini bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang ingin mengetahui arti syahid ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga bermanfaat buat kita semua mas fani... :)

      Delete
  9. nah harusnya ini di baca sama semua orang biar paham sama ilmu mati sahid yang selama ini dielu elukan para teroris

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga para teroris segela sadar dan bertaubat

      Delete
  10. I'm a Muslim too but I can just relate to the Ayyats you took from our holy book!

    ReplyDelete
  11. Artikel yang sangat bermanfaat dan meluruskan Kang, bagi yang belum faham bagaimana mati syahid itu yang sebenarnya. Jangan sampai banyak orang yang salah kaprah memahami mati syahid itu. Makasih.

    ReplyDelete
  12. termasuk yang lagi menjalankan tugas semacam mencari nafkah gitu ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar mbak...orang yg mencari rizki karena niat lillahita'ala insya Allah juga termasuk jihad

      Delete
  13. Bagus mas, manfaat banget nih.. Dan banyak orang yang salah tanggap dengan "Mati Syahid".. Ilmu saya nambah hehe terima kasih banyak artikelnya mas hehe

    ReplyDelete
  14. Setuju sekali..ummat Islam hrs lbh bnyk baca dan belajar biar faham bgm mencapai syahid

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar...setidaknya harus tahu mengenai konsep jihad yang benar seperti apa

      Delete
  15. Dari pada ngebom bikin dosa, jauh lagi dri namanya syahid, mending mampir kerumah pak syahid, insya Allah dibuatin kopi hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe...tetangga saya ada yg namanya pak syahid.. :D

      Delete
  16. sangat mencerahkan kang zeer
    orang mau matu syahid juga mesti tau tempatnya, nggak asal

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar mas wong...jihad ada aturannya...tidak setiap berperang dihargai sebagai jihd

      Delete
  17. kata alm.ayah saya, orang yg terus bertahan tak tergoda dari godaan gelimang dosa dunia pun bisa dikatakan jihad..

    ReplyDelete