Wednesday, December 30, 2015

Filled Under:

Nadzam Unik Husnul Iktisab tentang Undang-Undang Menggunakan Whatsapp

www.majeliswalisongo.com - Nadzam Husnul Iktisab tentang Undang-Undang Whatsapp ( حسن الإكتساب في نظم ضوابط الوتساب ) - Dunia per-Whatsapp-an memang tidak ada habisnya. Berbagai suguhan senantiasa kita dapatkan, mulia dari suguhan yang menarik hingga ke yang unik. Nah, bicara mengenai pesan berantai di Whatsapp yang unik, pada kesempatan di malam-pagi hari ini admin akan membagikan salah satu pesan unik dan menarik, yaitu pesan berisi undang-undang per-whatsapp-an. Ternyata -menurut pesan tersebut- yang namanya menggunakan Whatsapp itu ada undang-undang yang secara khusus mengaturnya lho.

Pesan yang saya dapatkan dari group NU KP
Dalam pesan berantai yang saya dapatkan dari group Whatsapp yang saya ikuti, salah satu pesan yang membuat saya tertarik adalah pesan yang berisi nadzam sangat unik berjudul Husnul Iktisab fii Nadzmi Dhawabith al-Watsaab yang kurang lebih isinya membahas tentang whatsapp dari segi manfaat dan aturan-aturan yang seyogyanya diperhatikan setiap kali menggunakannya. Sampai tulisan ini saya turunkan, saya belum mengetahui siapakah orang yang telah membuat nadzam tersebut. Menurut saya orang yang membuatnya pastilah alim dan cerdas, karena sampai punya pikiran untuk membuat nadzam tentang whatsapp ini. Dan saya berkeyakinan 100% pasti yang membuat adalah orang indonesia asli, yang artinya santri tulen asal nusantara. Karena itu bagi yang tahu tentang penggubah nadzam ini bisa dishare data dirinya di kotak komentar postingan ini. 

Para sahabat pasti penasaran dengan nadzam yang membahas undang-undang per-Wa-nan ini. Karena itu saya tidak mau membuat para sahabat berlama-lama menunggu, dan berikut ini saya sajikan nadzam unik berjudul Husnul Iktisab, Nadzam tentang undang-undang per-Whatsapp-an. Selamat menikmati:


ﺣُﺴﻦ ﺍﻻﻛﺘﺴﺎﺏ ﻓﻲ ﻧﻈﻢ ﺿﻮﺍﺑﻂ ﺍﻟﻮﺗﺴﺎﺏ

HUSNUL IKTISAB 
NADZAM TENTANG UNDANG-UNDANG MENGGUNAKAN WHATSAPP
 

للهِ حَمْدِي وَصَلَاتُهُ عَلَي * مُحَمَّدٍ وَاَلِهِ ذَوِي العُلَا

Hanya untuk Allah segala puja-pujikua. Dan shalawat senantiasa tercurah kepada Kanjeng nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam beserta keluarga beliau yang mulia. 

وَبَعْدُ: قَد اَوْلَاكَ رَبِّي نِعَمَه * فَلَا تَكُنْ عَنْ شُكْرِهِنَّ ذَا عَمَه

Wa Ba'du: Sungguh Allh telah memberikan anda kenikmatan, maka karena itu janganlah buta untuk mensyukurinya

مِنْهَا اَخِي بَرْنَامَج الوَتْساب * وَهوَ اِلَي الحديْن ذَوِانْتِسَاب

Diantaranya adalah program Whatsapp yang sangat istimewa

لاَ يَنْبَغِي فِي عَصْرِنَا اِهْمَالُهُ * لَا ِسيَّمَا اِن احسِنَ اسْتِعْمَالهُ

Pada era ini tidak pantas gak pakai Whatsapp, terlebih untuk kebaikan 


من فوائد الوتساب
FAEDAH-FAEDAH WHATSAPP


قَدْ ُشغِلَ الأَنَامُ بِالوَتْسَاب * ذَا العَصْرَ فَهْوَ لِلْعُقُوْلِ سَاب

Sekarang manusia keranjingan dengan Whatsapp, karena memang sangat menarik

وَهْوَ وَلَا رَيْبَ عَظِيْمُ الفَائِدَة * لِمَنْ يَكُوْنُ الخَيْرُ فِيْهِ رَائِدَه

Tak disangsikan Whatsapp itu sangat bermanfaat bagi pihak-pihak yang ingin mendapatkan kebaikan

فَلَا يَفُتكَ بَلْ فِنَاءَهُ اقْتَحِم * فَهْوَ وَسِيْلَةُ اِلَي وَصْلِ الرَّحِمْ

Jadi, jangan lewatkan dan pergunakanlah, Karena Whatsapp adalah bisa jadi sarana untuk silaturahmi

يُقَرِّبُ الأَقْصَي وَيُدْنِي الأَبْعَدا * فَكَم بِوَصْل ٍقَدْ حَبَا وَاَسْعَدَا

Whatsapp bisa juga mendekatkan yang jauh dan dengan pertemuan di Whatsapp hati menjadi tentram dan bahagia

وَكَمْ يَبُثُّ فِيْهِ كُلُّ مَاهِر * مِنْ فِقْهِهِ نَفَائِسَ الجَوَاهِر

Orang cerdas bisa menuangkan mutiara-mutiara indah di dalamnya

ﺗَﻠْﺘَﻘِﺢُ ﺍﻷَﻓْﻬﺎﻡُ ﻭﺍﻟﻌُﻘﻮﻝُ * ﻓﻴﻪِ ﻛﻤﺎ ﺗُﻨْﺘَﺨَﺐُ ﺍﻟﻨُّﻘﻮﻝُ

Whatsapp bisa jadi arena musyawarah dan bisa menampilkan dalil-dalil pilihan

ﺗَﻘْﺮَﺃُ ﺃﻭْ ﺗَﺴْﻤَﻊُ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﺪُّﺭَﺭﺍ * ﻻ ﺗَﺨْﺘَﺸِﻲ ﻣِﻨْﻪُ ﺃﺫًﻯ ﺃﻭْ ﺿَﺮَﺭﺍ

Di Whatsapp anda juga bisa membaca dan mendengar hal-hal yang baik tanpa ada rasa takut dan khawatir

ﻭﻣﻊَ ﺫﺍﻙَ ﺻَﻔْﻮُﻩ ﻗﺪ ﻳَﻜْﺪُﺭُ # ﺑﻤﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻷﺧْﻄﺎﺀِ ﻓﻴﻪ ﺗَﺼﺪُﺭُ

Meskipun demikian kesucian Whatsapp terkadang terkontaminasi dengan kesalahan-kesalahan


ﻭﺻﺎﻳﺎ ﻭﺿﻮﺍﺑﻂ ﻋﺎﻣﺔ

REKOMENDASI DAN KETENTUAN-KETENTUAN UMUM


ﻭﻫَﺬِﻩ - ﻳﺎ ﺇﺧْﻮَﺗِﻲ - ﻭَﺻِﻴَّﻪْ * ﻟﻴْﺴَﺖْ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻬﺘَﻢِّ ﺑﺎﻟﻌَﺼِﻴَّﻪْ

Ini adalah rekomendasi yang tidak asing bagi para praktisi

ﻓِﻴﻬﺎ ﺿَﻮﺍﺑِﻂُ ﺫَﻭﺍﺕُ ﻧَﻔْﻊِ * ﻣَﻦْ ﻳَﺘَّﺒِﻌْﻬﺎ ﺣﺎﺯَ ﺣُﻜْﻢَ ﺍﻟﺮَّﻓْﻊِ 

Di dalamnya berisi ketentuan-ketentuan yang bermanfaat dan siapapun yang mengikutinya akan mendapatkan kemuliaan

ﺍِﺳْﺘَﺼْﺤِﺒَﻦْ ﻓﻲ ﺍﻟﻨِّﻴﺔِ ﺍﻹﺧْﻼﺻﺎ * ﻭﺍﻟﻠﻪَ ﺳَﻞْ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺮِّﻳَﺎ ﺧَﻼﺻﺎ

Niatlah dengan ikhlas kepada Allah dan Mohonlah  dijauhkan dari sifat riya'

ﺍِﺣْﺮِﺹْ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻨَّﻔْﻊِ ﻭﺍﻟِﺎﺳْﺘِﻔﺎﺩَﻩْ * ﻭﺃﺣْﺴِﻦِ ﺍﻟﺘَّﻮْﺩِﻳﻊَ ﻭﺍﻟﻮِﻓﺎﺩﻩْ

Usahakan untuk memberikan kontribusi manfaat dan faedah serta menjunjung tinggi sopan santun saat mengawali dan mengakhiri

ﻭﺍﺷْﻜُﺮْ ﻟِﻜُﻞِّ ﻣَﻦ ﻳُﻔِﻴﺪُ ﻓﺎﺋﺪﻩْ * ﻓﺎﻟﺸُّﻜْﺮُ ﻟِﻠْﻤُﻔِﻴﺪِ ﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟﻌﺎﺋﺪﻩْ

Haturkan terima kasih kepada orang yang memberi faedah karena syukur untuk pemberi faedah adalah kebaikan

ﻭﺟُﺪْ ﺑِﻤﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋﻠﻴﻚَ ﻣَﻨَّﺎ * ﻋِﻠﻤًﺎ ﻭﺣﻜﻤﺔً، ﻳَﺰِﺩْﻙ ﻣَﻨَّﺎ

Tuangkan semua ilmu dan hikmah yang diberikan kepadamu, niscaya Allah akan menambahkannya untukmu

ﺍِﻋْﺘَﻦِ ﺑﺎﻟﻠُّﺒﺎﺏِ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻨﺸُﻮﺭِ * ﻻ ﺗَﻜْﺘَﺮِﺙْ – ﺃُﺧَﻲَّ - ﺑﺎﻟﻘُﺸُﻮﺭِ

Tuliskan inti pada setiap status, dan jangan bermain kata-kata

ﺍِﻧْﺘَﻖِ ﻣﺎ ﻳُﻔِﻴﺪُ ﻣِﻦ ﻣَّﻨﻘُﻮﻟِﻜﺎ * ﻭﺿَﻤِّﻦِ ﺍﻟﺤِﻜْﻤﺔَ ﻓﻲ ﻣَﻘُﻮﻟِﻜﺎ

Pilihlah copas-copas yang penting dan sisipkan kebijaksanaan dalam ucapan-ucapanmu yang kamu posting

ﻭﻛُﻦْ ﻟِّﻤﺎ ﺗَﻨﻘُﻠُﻪ ﻣﺤﻘِّﻘﺎ * ﻭﻣﺎ ﺑِﻪ ﻣِﻦْ ﺧَﻄَﺄٍ ﻓﺪَﻗِّﻘﺎ

Perhatikan copas dengan seksama dan apa yang salah hilangkanlah

ﺍُﻋْﺰُ ﺍﻟﻨُّﻘُﻮﻝَ، ﺧَﺮِّﺝِ ﺍﻵﺛﺎﺭﺍ * ﻻ ﺗَﺘْﺮُﻛَﻦ ﻟِّﻨَﻘْﺪِﻫﺎ ﻣُﺜﺎﺭﺍ

Nisbatkan copas kepada pemiliknya takhrij haditsnya dan jangan menyisakan kontraversi

ﺇﻳَّﺎﻙَ ﻭﺍﻟﻤﻀﻌَّﻒَ ﺍﻟﻤﺸﻬُﻮﺭﺍ * ﻣِﻨْﻬﺎ، ﻓﻤﺎ ﺃﺣْﺮﺍﻩُ ﺃﻥْ ﻳَﻬُﻮﺭﺍ

Jangan sekali-kali memposting hadits sangat lemah dan jangan ngawur

ﻻ ﺗَﺤْﻚِ ﺻَﻮﺗًﺎ، ﺃﻭْ ﺗُﺴَﻮِّﺩْ ﺩَﻓْﺘَﺮﺍ * ﺑﺎﻟﺨﺒَﺮِ ﺍﻟﻀَّﻌِﻴﻒِ، ﺑَﻠْﻪَ ﺍﻟﻤﻔﺘَﺮَﻯ

Jangan menirukan suara atau menghitamkan halamanmu dengan hadits lemah apalagi palsu

ﻭﺟﺎﺀَ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﺎﺏِ ﺣَﺪِﻳﺚُ : « ﻣَﻦْ ﻛَﺬَﺏْ » * ﻓِﻴﻪِ ﻭَﻋِﻴﺪٌ ﻋَﻦْ ﺣِﻤَﻰ ﺍﻟﺴُّﻨَّﺔِ ﺫَﺏّْ

Dalam hal ini ada hadits ancaman memposting hadits dusta dari Rasulullah

ﻭﺍﻟﻨَّﻘْﻞُ ﺇﻥْ ﻛﺎﻥَ ﻭَﻓَﻰ ﺑﻤﺎ ﻓَﺮَﻁْ * ﻭﻃﺎﻝَ ﻓﺎﻹِﻳﺠﺎﺯُ ﻓﻴﻪ ﻳُﺸْﺘَﺮَﻁْ

Copas jika terlalu panjang maka ringkasan inti diperlukan

ﻭﻏُﺺْ ﺃﺧﻲ ﻟِﻠﺒﺤﺚِ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﻘﺎﺋﻖِ * ﻭﺍﻛْﺸِﻒْ ﺣِﺠﺎﺏَ ﺧُﺮَّﺩِ ﺍﻟﺪَّﻗﺎﺋﻖِ

Jangan membahas hakikat-hakikat dan singkaplah hijab-hijab masalah rumit

ﻭﺍﺑْﻌَﺪْ ﻋَﻦِ ﺍﻟﻤﺴﺎﺋﻞِ ﺍﻟﻌِﻮﺍﺹِ ﻓﻲ * ﻃَﺮﺣِﻚَ، ﺇﺫْ ﺗُﻀِﻴﻊُ ﻭﻗﺖَ ﺍﻟﻮﺍﺻِﻒِ

Jauhilah masalah-masalah rumit dalam statusmu, nanti bisa menyia-nyiakan waktu yang berharga


=======================================================================

Demikianlah nadzam Husnul Iktisab yang secara unik menyajikan undang-undang tentang per-Whatsappan.. Sekali lagi, admin masih belum mengetahui secara jelas siapa yang menyusunnya. Karena itu, bagi yang mengetahui sang penyusun dapat kiranya memberitahu admin melalui kotak komentar di bawah postingan ini. Sekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat.









15 komentar:

  1. Saya boleh gabung ke grup NU nya tdk min ?

    ReplyDelete
  2. Pesannya wangi ibadah
    Semoga yang amalkan dapat pahala berlimpah...

    ReplyDelete
  3. bisa menjadi panduan buat yanng sering whats apps-an biar nggak sia sia waktunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar mas..yang menarik bagi saya, kok ya sempat2nya mbuat nadzom kayak gitu..sungguh cerdas orang yg membuatnya :D

      Delete
  4. Tdk hny cerdas tapi dlm ilmu nahwu shorof plus arudhnya.. salut deh.. ayo cari sapa penazhomnya?

    ReplyDelete
  5. keren bgt.. penulisnya cakep nahwu dn shorofnya juga ilmu arudhnya. Ayo cari tau siapa penulis aslinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. dengar2 dari mauritania...tapi wallahu a'lam

      Delete